Menatap kosong pada jamuan hidup
Dari sang Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT
Terhanyut dan terendam dalam keperihan
Yang menyirnakan keinginan kalbu
Di tengah dinginnya hawa impian
Hingga melumpuhkan berkas kabur bayangan itu
Hembusan angin halus
Mendorong dan menarikku
Menuju titik timpaan jemari
Yang melukiskan kembali coretan harap
Menyeringai di pelupuk pandangan
Berkumpullah ...
Berkumpullah ...
Berkumpullah ...
Denyut-denyut mimpi
Yang sempat terhempas dalam maya
Muncullah ...
Tunjukkan ...
Wujud nyata
Atas kekuatan impian (rahmat Illahi, Allah SWT)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar